Putra Mahkota Saudi Sebut Khashoggi Islamis yang Berbahaya

Nathania Riris Michico
Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman. (Foto: AFP)

Mengutip sumber, media Turki sebelumnya menyatakan Khashoggi dicekik segera setelah memasuki konsulat dan tubuhnya dipotong-potong oleh algojo Saudi.

Jamal Khashoggi, seorang jurnalis asal Saudi yang dikenal kritis terhadap penguasa kerajaan di negerinya, bermukim di AS dan menjadi kolumnis di The Washington Post.

Jasadnya belum ditemukan namun Saudi sendiri sudah mengakui dia dibunuh di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober. Saat itu Khashoggi datang untuk mengurus surat perceraian dengan isterinya agar bisa menikah lagi dengan tunangannya seorang perempuan Turki.

Saudi menyangkal adanya keterlibatan anggota keluarga kerajaan dengan pembunuhan tersebut.

Pekan lalu, Pangeran Mohammed mengatakan kematian Khashoggi merupakan 'kejahatan yang menyakiti seluruh warga Saudi'.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Bak Manusia, Jutaan Unta di Arab Saudi Bakal Dapat Paspor

Internasional
10 hari lalu

Presiden Pezeshkian Ungkap Dampak Serangan AS ke Iran terhadap Timur Tengah

Internasional
11 hari lalu

Keras! Iran Peringatkan Negara-Negara Tetangga yang Bantu Serangan AS

Internasional
11 hari lalu

Tegas! Pangeran MBS Tak Izinkan AS Gunakan Wilayah Saudi Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal