Putra Mahkota Saudi Sebut Khashoggi Islamis yang Berbahaya

Nathania Riris Michico
Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman. (Foto: AFP)

Hal itulah, menurut mereka, yang menyebabkan kematian Khashoggi.

Pada 21 Oktober, dalam wawancara dengan Fox News, Menteri Luar Negeri Saudi Adel Al Jubeir untuk pertama kalinya menggunakan istilah 'pembunuhan' dalam menyebut kematian Khashoggi.

"Orang-orang yang melakukan ini, melakukannya di luar lingkup kewenangan mereka," katanya.

"Bahkan para pemimpin tinggi dinas intelijen kami tidak menyadari kejadian ini," tambahnya.

Dia menyebut pembunuhan Khashoggi sebagai 'operasi liar'.

Hingga kini, sebulan setelah pembunuhan, keberadaan jasad Khashoggi masih belum terungkap.

Meskipun Saudi sudah memastikan Khashoggi dibunuh, namun jasadnya hingga kini masih misterius.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab

57 tahun lalu

Heboh Bendera Saudi Tak Diletakkan di Atas Rumput Selama Laga Piala Dunia, Kenapa?

57 tahun lalu

Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah

57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal