Presiden Pezeshkian Ungkap Dampak Serangan AS ke Iran terhadap Timur Tengah
TEHERAN, iNews.id - Presiden IranMasoud Pezeshkian mengungkap kekhawatiran serius terkait dampak serangan Amerika Serikat (AS) terhadap stabilitas Timur Tengah saat berbicara melalui sambungan telepon dengan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).
Percakapan kedua pemimpin berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan kawasan setelah gugus tempur kapal induk AS USS Abraham Lincoln tiba di Timur Tengah sejak awal pekan ini, memicu spekulasi potensi konflik baru dengan Iran dan Israel.
Dalam pembicaraan tersebut, Pezeshkian mengecam ancaman militer AS yang dinilainya tidak hanya mengancam Iran, tetapi juga berpotensi mengguncang keamanan seluruh kawasan.
“Presiden merujuk pada tekanan dan permusuhan baru-baru ini terhadap Iran, termasuk tekanan ekonomi dan campur tangan eksternal, serta menegaskan bahwa tindakan tersebut bertujuan mengganggu keamanan kawasan dan hanya akan memicu ketidakstabilan,” demikian pernyataan kantor presiden Iran, seperti dilaporkan Al Jazeera, Rabu (28/1/2026).
Pezeshkian juga menegaskan, berbagai tekanan yang dilakukan AS gagal melemahkan ketahanan serta kesadaran rakyat Iran, sekaligus memperingatkan bahwa eskalasi militer akan berdampak luas bagi negara-negara Timur Tengah.