Putin Komentari Serangan Rudal di Ukraina, Pembalasan atas Ledakan Jembatan Krimea

Anton Suhartono
Vladimir Putin (Foto: Reuters)

Namun Peskov tak menyebut bahwa serangan puluhan rudal di Ukraina itu merupakan pembalasan atas insiden jembatan Krimea.

Dalam kesempatan berbeda, Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan serangan rudal tersebut mengenai semua objek yang ditargetkan.

Ini menjadi serangan terkoordinasi Rusia terbesar terhadap Ukraina sejak awal-awal invasi pada 24 Februari. Serangan berlangsung pada pagi hari di jam sibuk, mengincarr delapan wilayah.

"Hari ini, angkatan bersenjata Rusia telah melancarkan serangan besar-besaran menggunakan senjata jarak jauh berpresisi tinggi terhadap militer, komunikasi, dan target energi Ukraina. Tujuan serangan tercapai. Semua target yang ditentukan tercapai," bunyi pernyataan Kemhan Rusia.

Serangan itu menyebabkan pasokan listrik di beberapa kota Ukraina putus, menghancurkan gedung, kendaraan, jalanan, dan fasilitas lainnya.

Sementara itu Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina Jenderal Valeriy Zaluzhnyi mengatakan Rusia menembakkan sekitar 75 rudal, 41 di antaranya dirontokkan dengan sistem pertahanan udara. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal