Putin dan Erdogan Setuju Bangun Zona Demiliterisasi di Idlib Suriah

Nathania Riris Michico
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: AFP)

Menurut Putin, perjanjian tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Suriah.

Erdogan dan Putin juga sepakat untuk memastikan perdamaian dengan bantuan pasukan Rusia dan Turki.

“Wilayah yang dikendalikan oleh oposisi Suriah harus didemiliterisasi dan oposisi Suriah yang memegang wilayah ini akan tetap di sana. Tetapi bersama dengan Rusia, kami akan melakukan upaya untuk membersihkan wilayah-wilayah elemen radikal ini,” jelas Erdogan.

Erdogan menekankan, kesepakatan tersebut dirancang untuk mencegah krisis kemanusiaan baru di Suriah, dan akan membantu Turki untuk menghindari situasi yang lebih sulit.

Dia sebelumnya telah memperingatkan tentang lonjakan pengungsi akibat perang besar-besaran di Idlib.

Sekitar 70 persen dari Provinsi Idlib dikendalikan oleh berbagai faksi teroris, termasuk afiliasi Al Qaeda Suriah Hayat Tahrir Al Sham (sebelumnya dikenal sebagai Front Al Nusra).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
1 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
2 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
2 hari lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal