“Saya sedang dalam perjalanan ke Norwegia. Swedia hanya memberikan suaka dan perlindungan untuk teroris, sementara para filsuf dan pemikir diusir,” katanya pada Maret 2024.
Badan Migrasi Swedia mencabut izin tinggal Momika pada Oktober 2023. Alasannya Momika memuat informasi palsu dalam permohonannya. Namun dia masih diberi izin tinggal sementara dan menghadapi ancaman deportasi ke Irak.
Momika menerima keputusan otoritas imigrasi yang menolak perpanjangan izin tinggal sementara yang akan berakhir pada 16 April 2024.
Badan Migrasi Swedia juga melarang Momika kembali selama 5 tahun. Selama itu, otoritas Swedia memblokir rekening bank serta menyita rumahnya. Namun Norwegia juga menolak suaka politik dan mengusirnya kembali ke Swedia pada awal April 2024.
Begitu tiba di Norwegia, dia langsung ditangkap polisi atas tuduhan pelanggaran imigrasi dan mendekam di penjara selama 2 pekan.