Karier politiknya dimulai dengan bergabung ke Partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) pada 1965. Bahkan dia sempat mengundurkan diri dari jabatan pemerintahan pada 1978 agar bisa fokus beraktivitas di partai.
Badawi kemudian terpilih sebagai anggota parlemen nasional dari Kepala Batas pada 1978. Posisi itu dia pegang hingga 2013.
Pada 1981, Badawi sempat menjadi anggota dewan tertinggi UMNO kemudian terpilih sebagai wakil presiden partai beberapa kali yakni pada 1984, 1987, dan 1990. Setelah itu terpilih kembali untuk posisi yang sama pada 1996.
Badawi menggantikan Mahathir sebagai Perdana Menteri pada 31 Oktober 2003 dan menjabat hingga 2 April 2009. Wakil perdana menteri saat itu Najib Razak mengambil alih jabatan perdana menteri.
Selama 40 tahun karier politik, Badawi dikenal sebagai pemimpin moderat, berwawasan reformasi, serta memegang kuat Islam yang beradab serta antikorupsi.