Pria Palestina yang Ditembak Mati Israel Relawan Dokter Lintas Batas

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

Dalam keterangannya, organisasi yang berkantor pusat di Jenewa, Swiss, itu mengakui ada relawannya yang tewas akibat ditembak Israel. Namun organisasi belum bisa memberikan keterangan lebih terperinci karena masih menyelidikinya.

"Dokter Lintas Batas masih memverifikasi dan mencari tahu mengenai insiden yang sangat serius ini, sehingga belum bisa berkomentar lebih lanjut saat ini," bunyi pernyataan.

Dokter Lintas Batas mengoperasikan tiga pusat trauma dan klinik luka bakar di Gaza.

Pihak berwenang di Gaza belum mengetahui perihal tewasnya Hani dengan alasan tidak mendapatkan jasadnya. Jenazah Hani langsung dibawa militer Israel saat kejadian dan hingga saat ini belum dikembalikan ke keluarga.

Selain itu, faksi-faksi bersenjata di Gaza, termasuk Hamas, menyatakan Hani bukan anggotanya.

Sementara itu, saudara Hani, Osama, mengatakan di akun Facebook, korban merupakan martir perjuangan. Hani diketahui berusia 28 tahun dn sudah menikah. Menurut Osama, Hani membeli sendiri senjatanya dan penyerangan itu murni aksinya sendiri tidak mewakili pihak manapun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
33 menit lalu

Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!

Internasional
4 jam lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Nasional
17 jam lalu

Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza

Nasional
20 jam lalu

Mensesneg: Board of Peace Komitmen RI Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal