Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!
DOHA, iNews.id - Tokoh senior Hamas Khaled Meshal menegaskan kelompok perlawanannya tak akan meletakkan senjata serta membiarkan wilayah Palestina diintervensi asing.
“Mengkriminalisasi (kelompok) perlawanan, senjata, serta mereka yang membawanya, adalah sesuatu yang tidak boleh kita terima,” kata Meshal, saat konferensi pers di Doha, Qatar, seperti dikutip dari AFP, Rabu (11/2/2026).
“Selama ada penjajah maka ada kelompok perlawanan. Perlawanan adalah hak rakyat yang berada di bawah penjajahan, sesuatu yang dibanggakan oleh bangsa-bangsa,” ujar mantan pemimpin Hamas tersebut.
Meshal juga mendesak Dewan Perdamaian Gaza untuk mengadopsi "pendekatan seimbang" yang memungkinkan rekonstruksi Gaza dan aliran bantuan kepada sekitar 2,2 juta penduduknya. Dia juga memperingatkan Hamas tidak akan menerima pemerintahan asing" atas wilayah Palestina.
Gugur dalam Serangan Israel, Ini Nama Asli Jubir Hamas Abu Ubaida
"Kami berpegang teguh pada prinsip-prinsip nasional dan menolak logika perwalian, intervensi eksternal, atau pengembalian mandat dalam bentuk apa pun," ujarnya.
Rakyat Palestina, lanjut Meshal, yang akan berkuasa di wilayahnya.
Amerika Kecam Netanyahu karena Bunuh Komandan Hamas saat Gencatan Senjata
"Gaza milik rakyat Gaza dan Palestina. Kami tidak akan menerima pemerintahan asing," ujarnya.