Pria Nepal Berjuluk Buddha Boy Ditangkap Polisi atas Tuduhan Pemerkosaan

Anton Suhartono
Ram Bahadur Bomjon ditangkap polisi Nepal atas tuduhan pemerkosaan (Foto: Facebook)

KATHMANDU, iNews.id - Seorang pria Nepal yang diyakini para pengikutnya sebagai reinkarnasi Buddha ditangkap polisi, Selasa (9/1/2024), atas tuduhan pelecehan seksual dan pemerkosaan. Pria bernama Ram Bahadur Bomjon (33) itu dilaporkan oleh beberapa orang yang mengaku menjadi korbannya.

Biro Penyelidikan Pusat (CIB) Kepolisian Nepal menangkap Bomjon di tempat persembunyiannya di pinggiran Kota Kathmandu. 

“Petugas kami menangkapnya saat mencoba melarikan diri dengan melompat dari jendela rumah,” bunyi pernyataan CIB, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (10/1/2024).

Juru Bicara CIB Nawaraj Adhikari mengatakan, Bomjon akan diserahkan ke Pengadilan Negeri Sarlahi selaku pihak mengeluarkan surat perintah penangkapan untuknya.

Pihak Bomjon belum memberikan komentar soal penangkapan tersebut. Belum jelas apakah dia sudah mempunyai pengacara atau belum.

Bomjon dijuluki sebagai Buddha Boy saat masih remaja. Dia sempat menjadi pemberitaan media internasional pada 2005. Saat itu para pengikutnya menceritakan, Bomjon sanggup meditasi berhari-hari di dalam hutan tanpa bergerak, minum, makan, atau tidur.

Dia menarik perhatian lebih dari 100.000 orang yang masuk hutan lebat di Nepal untuk melihatnya duduk bersila di bawah pohon.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 hari lalu

Israel Gugat Media Besar AS terkait Artikel Pemerkosaan Warga Palestina di Penjara

Nasional
12 hari lalu

Menag Hadiri Gema Waisak Pindapata: Kita Belajar Makna Kesederhanaan dan Kebijaksanaan

All Sport
2 bulan lalu

Terungkap! Pelecehan Seksual Atlet Panjat Tebing Pelatnas Terjadi Sejak 2021, dari Masturbasi hingga Pemerkosaan

Internasional
2 bulan lalu

Nepal Bakal Dipimpin Perdana Menteri Mantan Rapper, Usia Masih 35 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal