Pria Mengaku sebagai Pastor Lecehkan Jamaah di 2 Masjid Australia

Nathania Riris Michico
Logan Robertson, seorang pastor asal Selandia Baru, dideportasi setelah melecehkan orang-orang di dua masjid di Australia. (Foto: The Guardian)

"Saya mencoba berbicara dengan Anda secara baik-baik, kenapa Anda menanggapi dengan cara agresif seperti itu?" ujar Kadri kepada Robertson.

"Karena saya benci agama Islam. Saya tidak membenci Muslim, saya benci agamanya," jawab Robertson .

Petugas polisi kemudian turun tangan dan memaksa aktivis gereja itu meninggalkan lokasi.

Kementerian Dalam Negeri dan Imigrasi memeriksa kasus Robertson serta membatalkan visa dan menahan pria ini pada Minggu (8/7/2018) malam, menunggu untuk dideportasi. Menteri Dalam Negeri Peter Dutton mengaku terganggu atas kejadian tersebut.

"Saya sangat menentang fitnah yang dilontarkan kepada orang karena keyakinan agama mereka. Saya ingin mempertegas bagi mereka yang datang ke negara kami. Bahwa negara kami jelas mendukung kebebasan berbicara. Namun kami tidak mentolerir ujaran kebencian dan mereka yang melecehkan orang yang melakukan kegiatan mereka di tempat ibadah," kata Dutton.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun

57 tahun lalu

Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!

57 tahun lalu

Bos Kartel Narkoba Australia Ditangkap di Bali, Ternyata Anggota Geng Motor Hells Angels

57 tahun lalu

Dramatis! Detik-Detik Penangkapan Anggota Kartel Narkoba asal Australia di Bali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal