Pria Mengaku sebagai Pastor Lecehkan Jamaah di 2 Masjid Australia

Nathania Riris Michico
Logan Robertson, seorang pastor asal Selandia Baru, dideportasi setelah melecehkan orang-orang di dua masjid di Australia. (Foto: The Guardian)

"Yang terpenting kebencian semacam ini tidak ada dalam masyarakat kita, baik melalui sistem peradilan atau melalui deportasi," ujar Kadri.

Kadri mengatakan, warga Muslim setempat masih mengalami kepanikan dan langkah-langkah keamanan masih diterapkan.

"Hal terakhir yang kami inginkan yaitu seseorang datang ke masjid dan melukai atau memprovokasi orang lain. Kami khawatir dan akan mengambil langkah untuk memastikan semua masjid aman," ujarnya.

Di Selandia Baru, Robertson sebelumnya pernah memicu kontroversi dengan menyebut siapa pun yang terlibat pernikahan gay harus ditembak. Dia juga menyebut Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern harus 'kembali ke dapur, tempat perempuan berada'.

Pada 2014, dia ditegur oleh Ikatan Gereja Baptis Selandia Baru. Gereja itu menyatakan Robertson tidak pernah berafiliasi dengan denominasi mereka.

"Gereja-gereja Baptis Selandia Baru diremehkan oleh ujarannya, membuat banyak jamaah gereja dan pastor Baptis kami dikait-kaitkan oleh tindakan Robertson," katanya.

Polisi Selandia Baru disebut-sebut pernah menyelidiki Robertson namun kasusnya dihentikan karena tidak ada bukti yang menunjukkan dia melakukan suatu kejahatan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
12 hari lalu

Pesawat Timpa Hanggar Picu Kebakaran Besar, 2 Orang Tewas 10 Luka

Internasional
16 hari lalu

Nahas! Perempuan Ini Tercebur ke Septic Tank Toilet Umum saat Berlibur Bareng Keluarga

Nasional
18 hari lalu

PM Albanese Berterima Kasih ke Prabowo, RI Kirim 250 Ribu Ton Urea ke Australia

Nasional
19 hari lalu

Prabowo dan PM Australia Diskusi via Telepon, Tegaskan Kerja Sama Strategis Tetap Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal