Presiden Serbia Mundur dari Ketua Partai Penguasa, Digantikan oleh Menhan

umaya
Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Progresif Serbia (SNS) yang berkuasa. (Foto: Reuters)

"Serbia yang sukses yang akan fokus pada warganya, untuk negara yang tidak akan terlihat untuk alasan perpecahan, tetapi untuk persatuan dan kebersamaan," katanya. 

Langkah Vucic dilakukan sehari setelah puluhan ribu orang dari seluruh Serbia dan dari negara tetangga Kosovo, Montenegro, dan Bosnia berunjuk rasa di pusat Beograd untuk menunjukkan dukungan bagi Vucic.

Sebelumnya, protes besar anti-pemerintah pecah akibat dua penembakan massal yang menewaskan 18 orang pada awal bulan ini. Protes anti-pemerintah lainnya juga dijadwalkan dalam beberapa hari mendatang. 

Partai oposisi dan pengawas hak telah lama menuduh Vucic dan SNS autokrasi atau diktator, mencekik kebebasan media, keras terhadap lawan politik, korupsi dan hubungan dengan kejahatan terorganisir. Sebaliknya, Vucic dan sekutunya menyangkal tuduhan tersebut.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Santer Kabar Presiden Iran Masoud Pezeshkian Mundur, Istana Bantah

57 tahun lalu

Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, BPIP: Semua Mantan Presiden dan Wapres Diundang

57 tahun lalu

Jaksa Minta Nadiem Jangan Sembarangan Sebut Presiden di Sidang: Tak Ada Korelasinya

57 tahun lalu

Polri Tetap di Bawah Presiden, Mahfud MD: Kalau di Bawah Kementerian Nanti Dipolitisir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal