Santer Kabar Presiden Iran Masoud Pezeshkian Mundur, Istana Bantah
TEHERAN, iNews.id - Kabar pengunduran diri Presiden IranMasoud Pezeshkian, santer beredar, Minggu (31/5/2026). Namun informasi yang beredar di media massa tersebut langsung dibantah pejabat senior Iran yang menyebutnya sebagai hoaks.
Wakil Kepala Komunikasi Kantor Kepresidenan Iran Mehdi Tabatabaei menyebut laporan itu sebagai kelanjutan dari "permainan" dari beberapa media Barat.
"Pezeshkian tidak akan mundur dari pengabdiannya kepada rakyat Iran," katanya, seraya menegaskan negaranya tidak akan mundur dari jalan persatuan dan solidaritas.
Tabatabaei menambahkan, mereka yang berusaha merusak persatuan Iran akan hanya akan mendampingi keinginan itu ke liang kubur.
Dia juga membantah spekulasi tentang perpecahan di dalam negeri.
Ketegangan di Timur Tengah telah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari. Iran membalas dengan serangan yang menargetkan Israel serta pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah sambil menutup Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April dengan mediasi Pakistan, namun perundingan damai di Pakistan gagal menghasilkan kesepakatan.
Editor: Puti Aini Yasmin