Presiden Prancis Macron Banjir Kecaman karena Dianggap Bela Rusia

Anton Suhartono
Emmanuel Macron dikecam karena dianggap membela Rusia (Foto: Reuters)

"Jika ada yang ingin membuat arsitektur keamanan baru untuk memungkinkan negara teroris melanjutkan cara-cara mengintimidasi, mereka harus berpikir ulang, itu tidak akan terjadi," kata Linkevicus.

Pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina terhenti sejak Maret, saat itu ditengahi Turki. 

Sejak itu Ukraina memberikan syarat pembicaraan damai hanya mungkin dilakukan jika Rusia menghentikan serangan dan menarik pasukan dari seluruh wilayahnya.

Di sisi lain, Rusia juga memberikan syarat yakni negara Barat harus mengakui pencaplokan empat wilayah Ukraina pada September lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal