TEHERAN, iNews.id - Iran siap merespons setiap potensi serangan terbaru dari Israel. Kedua negara terlibat perang selama 12 hari pada Juni lalu, dipicu tuduhan bahwa Iran sedang mengembangkan senjata nuklir.
"Kami siap menghadapi setiap aksi militer Israel dan pasukan kami berada dalam siaga tempur penuh untuk kembali menyerang jauh ke wilayah Israel," kata Presiden Iran Masoud Pezeshkian, kepada Al Jazeera, dikutip Rabu (23/7/2025).
Dia menambahkan Iran memiliki kemampuan untuk menghancurkan Israel berdasarkan pengalaman perang selama 12 hari. Menurut Pezeshkian, Israel menutup-nutupi skala kerusakan yang disebabkan serangan Iran sebelumnya.
Pezeshkian melanjutkan, Iran berhak akan tetap melanjutkan program nuklirnya setelah serangan Israel yang dibantu Amerika Serikat (AS) tersebut. Menurut dia, semua pembicaraan tentang penghentian program nuklir Iran hanya ilusi.
Di sisi lain, Iran tidak menginginkan perang, namun juga tidak sepenuhnya percaya pada gencatan senjata yang bertahan lama.