Presiden Mahmoud Abbas sempat Kritik Hamas Tak Wakili Palestina, Tiba-Tiba Direvisi

Maria Christina Malau
Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengkritik kebijakan dan tindakan Hamas yang disebutnya tidak mewakili rakyat Palestina. Namun, pernyataannya ini kemudian direvisi WAFA. (Foto: Dokumentasi/Reuters)

GAZA, iNews.id - Presiden PalestinaMahmoud Abbas mengkritik kebijakan dan tindakan Hamas yang disebutnya tidak mewakili rakyat Palestina. Namun, pernyataan Abbas yang dipublikasikan WAFA, kantor berita resmi Otoritas Palestina pada Minggu (15/10/2023) di situsnya, tiba-tiba dihapus.

WAFA dilansir dari Reuters Senin (16/10/2023), sebelumnya mempublikasikan komentar Abbas dalam percakapan di telepon dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Keduanya membahas pengeboman Israel atas Gaza menyusul serangan mematikan Hamas ke kota-kota Israel.

WAFA dalam laporan awalnya mengutip pernyataan Abbas menuliskan, Abbas menekankan kebijakan dan tindakan Hamas tidak mewakili rakyat Palestina. Laporan itu juga menyebutkan, kebijakan, program dan keputusan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) lah yang mewakili rakyat Palestina sebagai satu-satunya perwakilan yang sah.

Namun, kalimat tersebut diubah beberapa jam kemudian menjadi berbunyi: "Presiden juga menekankan bahwa kebijakan, program, dan keputusan PLO mewakili rakyat Palestina sebagai satu-satunya perwakilan sah mereka, bukan kebijakan organisasi lain."

Hingga kini tidak jelas mengapa pernyataan Abbas yang mengkritik Hamas dihapus. Abbas atau WAFA belum memberikan komentar terkait penghapusan pernyataan itu. Sementara Hamas juga belum berkomentar terkait hal ini.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

57 tahun lalu

Survei: Sebagian Besar Warga Israel Yakin Netanyahu Gagal dalam Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal