TEL AVIV, iNews.id - Israel mengkritik keras Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung yang mengunggah video tentara Zionis menyiksa lalu melempar seorang bocah Palestina dari atap bangunan.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Israel mengecam posting-an tersebut dan menyebutnya tak bisa diterima. Menurut Kemlu, akun yang pertama mengunggah video itu palsu, menghidupkan kembali insiden pada 2024 yang telah diselidiki.
"Pernyataan oleh Presiden Korea, Lee Jae Myun, tidak dapat diterima dan pantas dikecam keras," bunyi pernyataan kemlu.
Disebutkan video yang di-repost Lee disalahartikan sebagai kejadian baru yang disebarkan sumber-sumber anti-Israel.
Lee membagikan video tersebut di akun X pada Jumat yang menyebutkan tentara Israel menyiksa seorang bocah Palestina kemudian melemparnya dari atap.
Dia menegaskan perlu untuk mengetahui apakan video itu asli atau tidak, seraya mendesak tindakan tegas terhadap tentara yang terlibat apabila benar.