“Pembunuhan di masa perang tidak berbeda dengan isu yang kita permasalahkan, seperti perbudakan paksa terhadap perempuan penghibur serta pembantaian orang Yahudi,” katanya, dalam posting-an.
Istilah perempuan penghibur merujuk pada era penjajahan Jepang di Semenanjung Korea. Saat itu perempuan disiksa dan dilecehkan oleh pasukan penjajah.
Video tersebut diunggah di X oleh akun Jvnior dengan caption: “Live Footage: Tentara IDF menyiksa seorang anak Palestina dan melemparnya dari atap. Mereka menyebut diri ‘tentara paling bermoral.’”
Lee lalu membuat posting-an terpisah yang menyebutkan, insiden itu terjadi pada September 2024. Dia menambahkan, Gedung Putih menyebut insiden tersebut sebagai “mengganggu".
Sementara itu Israel mengatakan penyelidikan telah dilakukan dan tindakan telah diambil sebagai tanggapan.