Presiden Iran Sebut AS Hancurkan Perjanjian Nuklir: Brutal!

Anton Suhartono
Masoud Pezeshkian menyebut Amerika Serikat (AS) dan Israel menghancurkan tatanan non-proliferasi nuklir dengan menyerang negaranya (Foto: AP)

Oleh karena itu, Pezeshkian menegaskan tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap semua norma internasional dan merusak kredibilitas kerangka kerja nonproliferasi global yang dilakukan oleh negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB.

Parlemen Iran pada 25 Juni lalu mengesahkan RUU yang menghentikan kerja sama dengan IAEA. 

Menteri Luar Negeri (Menlu) Abbas Aragchi mengatakan, UU baru tersebut sebenarnya tidak menghentikan sepenuhnya kerja sama dengan badan pengawas nuklir PBB tersebut. Hanya saja, IAEA tidak diizinkan lagi melakukan inspeksi program nuklir Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban

57 tahun lalu

Ekstrem! Pasangan Ini Panjat Ujung Antena Empire State Building New York untuk Lamaran

57 tahun lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

57 tahun lalu

Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!

57 tahun lalu

Trump Sebut AS Tak Berniat Serang Iran Lagi, kecuali...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal