Prancis Tak Akan Menyerah dengan Intimidasi Turki soal Kartun Nabi Muhammad

Anton Suhartono
Gabriel Attal (Foto: AFP)

Selain soal kartun yang menghina Nabi Muhammad, Erdogan juga mengecam pernyataan Macron yang menyebutkan Islam sedang mengalami krisis di seluruh dunia.

Macron membela tradisi sekulerisme Prancis dan berjanji menindak radikalisme Islam yakni dengan menutup masjid. Kebijakan Macron yang menargetkan komunitas muslim Prancis memicu pertengkaran diplomatik baru antara dua negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) itu dalam beberapa pekan terakhir.

Charlie Hebdo semakin membuat marah Turki setelah pada Selasa malam menerbitkan kartun di halaman depan menunjukkan Erdogan sedang minum bir sambil mengangkat rok perempuan berjilbab.

Turki akan mengambil langkah hukum terhadap Charlie Hebdo serta upaya diplomatik terhadap Prancis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menlu Turki: Israel Biang Masalah Global!

57 tahun lalu

Gelombang Panas Terjang Eropa, Warga Prancis Berebut AC Murah hingga Rusuh

57 tahun lalu

Thailand Geger, Beredar Foto Presiden Macron Berlutut di Hadapan Raja Maha Vajiralongkorn

57 tahun lalu

Ganas! 3.500 Orang Meninggal di Belanda Selama Puncak Gelombang Panas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal