Dari sudut kerja sama pertahanan Malaysia-Indonesia, Hishamuddin dan Prabowo saling memuji dan menyampaikan penghargaan atas komitmen tentara nasional masing-masing yang kembali aktif mengadakan latihan militer bersama.
“Kami turut melibatkan antara pelayanan kesehatan angkatan tentara kedua negara perlu ditingkatkan terutama melanjutkan kerjasama terbaik berkaitan pemberian vaksin, perawatan dan tes Covid-19,” katanya.
Hishamuddin menuturkan, pihaknya juga menyatakan komitmen untuk meningkatkan kerja sama antara Angkatan Tentara Malaysia (ATM) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga keamanan perbatasan Malaysia-Indonesia, terutamanya melalui pengoperasian pos-pos gabungan.
“Untuk sekarang ini, operasi gabungan antara Tentara Darat Malaysia (TDM) dan TNI adalah di enam penempatan pos gabungan yang tertumpu di sempadan Sarawak-Kalimantan,” katanya.
TDM juga setuju untuk meneruskan latihan bersama antara angkatan tentara negara masing-masing dalam usaha menangani ancaman teroris melalui Latgabma Malindo Darsasa. Berkaitan kawalan perbatasan, kata dia, Malaysia bakal menjadi tuan rumah GBC Malindo ke-42 pada Februari 2022.
“Kali terakhir musyawarah ini diadakan pada tahun 2018 disebabkan oleh pandemi Covid-19 dan kedua negara telah setuju untuk meneruskannya tahun depan,” ujarnya.