Politikus Senior Yunani: Amerika dan Barat Dalang dari Krisis Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Pasukan Ukraina bertempur melawan gempuran pasukan Rusia di Kota Sievierodonetsk, bulan lalu. (Foto: Reuters)

Dia berpendapat, Rusia hanya melindungi hak kedaulatan atas keamanan nasionalnya. Politikus Yunani itu pun meragukan Ukraina bisa menjadi “negara Eropa” seperti yang lain. Sebab, seluruh Eropa justru akan segera kecewa dengan ideologi sebenarnya dari Pemerintah Kiev saat ini, yakni neo-Nazisme.

Sejak runtuhnya Uni Soviet lebih dari tiga dasawarsa silam, Ukraina menjadi arena pertarungan politik antara Rusia dan Barat. Begitu pula saat terjadinya kudeta 2014. Kala itu, Presiden Ukraina Viktor Yanukovych yang pro-Moskow digulingkan lewat Revolusi Maidan. Sebagai gantinya, Poroshenko yang didukung Barat tampil sebagai penggantinya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Putin Yakin Perang Rusia-Ukraina Segera Berakhir, tapi...

Internasional
2 hari lalu

Kilang Minyak AS di Lousiana Meledak, Penyebab Masih Misterius

Internasional
2 hari lalu

Konflik AS-Iran Pecah Lagi, Trump: Iran Permainkan Kita!

Internasional
2 hari lalu

Mengejutkan, Sebagian Besar Warga Spanyol Yakin AS-Israel Kalah Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal