Politikus Senior Yunani: Amerika dan Barat Dalang dari Krisis Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Pasukan Ukraina bertempur melawan gempuran pasukan Rusia di Kota Sievierodonetsk, bulan lalu. (Foto: Reuters)

Dia mengatakan, para para penghasut kudeta lalu menghapus konstitusi, mendirikan junta di Ukraina, dan melakukan kejahatan mengerikan di kota Odessa. Di kota itu, puluhan orang dibakar hidup-hidup oleh kelompok nasionalis Ukraina yang berideologi neo-Nazi.

“Rencana tersebut pada gilirannya berusaha untuk memprovokasi Rusia dan memuncak dengan dimasukkannya ke dalam konstitusi usulan Pemerintah Ukraina untuk menjadi anggota NATO. Situasi ini tidak dapat diterima oleh Rusia,” ucap dia. 

“Oleh karena itu, saya katakan bahwa, tentu saja, Rusia tidak menyebabkan perang di Ukraina. Perang di Ukraina diorganisasi, direncanakan, dilaksanakan, dan didorong oleh Amerika Serikat, NATO dan para sekutu mereka di Barat. Mereka bertanggung jawab atas perang di Ukraina,” kata Lafazanis.

Dia berpendapat, Rusia hanya melindungi hak kedaulatan atas keamanan nasionalnya. Politikus Yunani itu pun meragukan Ukraina bisa menjadi “negara Eropa” seperti yang lain. Sebab, seluruh Eropa justru akan segera kecewa dengan ideologi sebenarnya dari Pemerintah Kiev saat ini, yakni neo-Nazisme.

Sejak runtuhnya Uni Soviet lebih dari tiga dasawarsa silam, Ukraina menjadi arena pertarungan politik antara Rusia dan Barat. Begitu pula saat terjadinya kudeta 2014. Kala itu, Presiden Ukraina Viktor Yanukovych yang pro-Moskow digulingkan lewat Revolusi Maidan. Sebagai gantinya, Poroshenko yang didukung Barat tampil sebagai penggantinya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal