Politikus Pembakar Alquran Rasmus Paludan Dilarang Hadiri Festival Politik Denmark

Anton Suhartono
Rasmus Paludan dilarang hadiri acara politik di Denmark (Foto: Reuters)

"Polisi memaksa saya untuk mengadakan debat di tempat yang paling berbahaya bagi saya, tetapi berada pada jarak yang aman dari pembunuh cerpelai," kata Paludan, kemungkinan merujuk pada pada Perdana Menteri Mette Frederiksen yang memerintahkan pemusnahan 15 juta ekor hewan ternak cerpelai.

Dia akan tetap hadir di acara itu meski dilarang. 

"Saya akan mengikuti instruksi dan tetap berada di luar zona terlarang. Mungkin saya akan dibiarkan tidak terlindungi, sehingga semua teroris dapat menembak saya," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 hari lalu

Prabowo Tegaskan Perbedaan Politik Hal Biasa, Singgung Cak Imin Sempat Jadi Lawan

2 bulan lalu

Ray Rangkuti Sebut Posisi RI di Politik Global Tak Ada Daya Tawar: Masih Ikut-ikutan

2 bulan lalu

Pangi Syarwi soal Jokowi Keliling Indonesia: Tatap Muka dengan Rakyat Belum Tergantikan 

3 bulan lalu

Partai Perindo Jakarta Audiensi dengan KPU DKI, Dorong Pendidikan Politik dan Representasi Bermakna

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal