Polemik Jepang Buang Air Radioaktif ke Laut, Rusia Akan Tambah Kuota Ekspor Ikan ke China

Muhammad Fida Ul Haq
Rusia berencana menambah ekspor ikan ke China. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Jepang mengatakan kritik dari Rusia dan China tidak didukung oleh bukti ilmiah dan tingkat polusi dalam air tersebut akan berada di bawah batas aman untuk dikonsumsi sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia.

Gelombang protes juga dilakukan nelayan dan warga Fukushima. Nelayan Fukushima menghadapi kemungkinan tidak dapat menjual hasil tangkapan mereka.

Nelayan dan warga mempersiapkan gugatan untuk menuntut agar Tokyo Electric Power Co. (TEPCO) dan pemerintah menghentikan pembuangan air radioaktif yang telah diolah ke dalam laut.

Gugatan ini akan diajukan pada tanggal 8 September di Pengadilan Distrik Fukushima. Sekitar 100 orang akan menjadi penggugat.

"Pemerintah lalai menyebabkan bencana meledaknya tiga reaktor di Pembangkit Listrik Nuklir Fukushima dan sekarang dengan pelepasan air ke laut," ujar Hiroyuki Kawai, salah satu pengacara seperti dikutip Asahi Shimbun, Jumat (25/8/2023).

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
22 jam lalu

Pemerintah Dapat Hibah Kapal Patroli dari Jepang, Nilainya Rp205 Miliar

Internasional
1 hari lalu

Badai Salju Mengganas di Jepang, 46 Orang Tewas Ratusan Luka

Internasional
1 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
2 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal