PM Thailand Prayut Batal Divaksin Covid Hari Ini terkait Efek di Eropa

Anton Suhartono
Prayut Chan O Cha (Foto: Reuters)

Australia menyatakan terus melakukan vaksinasi Covid-19 AstraZeneca karena tidak ada bukti penggumpalan darah pada penerima.

"Kami akan melanjutkan vaksinasi, kami melanjutkan peluncurannya," kata Wakil Perdana Menteri Michael McCormack.

Kepala Petugas Medis Australia Paul Kelly mengatakan, tidak ada bukti menunjukkan vaksin menyebabkan pembekuan darah, meski demikian tetap menyelidikinya.

"Kami menanggapinya dengan serius dan menyelidiki," kata Kelly.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mau Kabur dari Indonesia, WN Australia Buronan Interpol Ditangkap Imigrasi RI

57 tahun lalu

7 Orang Terjebak 10 Hari di Gua Laos, 1 Korban Dievakuasi

57 tahun lalu

Aktivis GSF Australia: Tentara Israel Perlakukan Kami Lebih Buruk daripada Hewan

57 tahun lalu

Eks Bos Vale WNA Australia Ditunjuk Jadi Bos BUMN Danantara Sumber Daya Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal