PM Israel Gelar Perayaan Jelang Pembukaan Kedubes AS di Yerusalem

Nathania Riris Michico
Ivanka Trump, Jared Kushner, dan beberapa delegasi AS dalam acara jelang pembukaan Kedubes AS di Yerusalem. (Foto: Reuters)

YERUSALEM, iNews.id - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menggelar perayaan jelang pembukaan kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Yerusalem, Minggu (13/5). Langkah ini melawan konsensus dunia, lantaran minimnya diplomat yang hadir dalam acara tersebut.

Dihadapan delegasi AS, yakni Menteri Keuangan Steven Mnuchin serta putri Presiden Donald Trump dan menantu laki-lakinya, Ivanka dan Jared Kushner, Netanyahu mendesak negara lain mengikuti langkah yang diambil AS.

"Pindahkan kedutaan Anda ke Yerusalem karena itu adalah hal yang benar untuk dilakukan. Pindahkan kedutaan Anda ke Yerusalem karena ini mendorong perdamaian, dan itu karena Anda tidak bisa mendasarkan perdamaian pada kebohongan," kata Netanyahu, seperti dilansir Reuters, Senin (14/5/2018).

"Di bawah perjanjian damai apa pun yang dapat Anda bayangkan, Yerusalem akan tetap menjadi ibu kota Israel," kata dia.

Beberapa jalan di Yerusalem dihiasi berbagai bunga dalam desain bendera AS, serta terpasang ratusan poster bertuliskan 'Trump Membuat Israel Hebat Lagi'.

Pemerintah Israel menyatakan sebanyak diplomat dari 86 negara diundang ke acara tersebut. Israel mengklaim 33 perwakilan di antaranya akan hadir, seperti Guatemala dan Paraguay. Kedua negara ini akan memindahkan kedubesnya ke Yerusalem pada akhir Mei.

Keputusan memindahkan kantor-kantor pemerintah dari Tel Aviv ke Yerusalem membuat marah warga Palestina. Israel menganggap Yerusalem sebagai ibu kota abadi dan tidak bisa dibagi, padahal secara hukum internasional, Yerusalem Timur merupakan ibu kota negara masa depan Palestina.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Tolak Ikuti Kesepakatan Damai, Netanyahu Tegaskan Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir

57 tahun lalu

Trump Marahi Netanyahu! Serangan Israel di Lebanon Ancam Diplomasi AS-Iran

57 tahun lalu

Menteri Israel Unggah Video Aktivis GSF Berlutut dan Tangan Terikat, Netanyahu Murka: Langgar Norma Israel

57 tahun lalu

Gedung Putih Gelar Pertarungan UFC, Trump Minta Putrinya Ivanka Terlibat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal