Pimpinan Junta Myanmar Kunjungi Rusia Lagi, Ini Agendanya

Umaya Khusniah
Pimpinan Junta Myanmar. (Foto: Reuters)

Rusia merupakan sumber utama perangkat keras militer untuk Myanmar. Rusia juga menjadi salah satu negara pertama yang menyuarakan dukungan untuk junta setelah kudeta. 

Kudeta saat itu menerima kecaman internasional atas penggunaan kekuatan mematikan terhadap lawan.

Rusia telah memberi vaksin Covid-19 untuk Myanmar. Sebaliknya, negara itu pun berencana mengimpor bensin dan bahan bakar minyak Rusia untuk meredakan kekhawatiran pasokan. 

Hal ini sejalan dengan Rusia yang tengah mencari sumber bisnis baru di tengah sanksi Barat atas invasinya ke Ukraina.

Junta Myanmar telah terkena serangkaian sanksi yang menargetkan para jenderal dan jaringan bisnis luas yang dioperasikan militer.

Sebaliknya, militer Myanmar mengatakan sedang memerangi teroris. Mereka juga berusaha memulihkan perdamaian dan menegakkan kembali pemerintahan demokratis setelah pemilu 2020 yang dikatakan dirusak oleh kecurangan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
10 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
10 jam lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Internasional
22 jam lalu

Presiden Zelensky Ungkap 55.000 Tentara Ukraina Tewas dalam Perang Melawan Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal