"Jangan sampai ekonomi kita berdarah ke titik kerusakan yang tidak bisa diubah. Tapi jika varian Delta mengarah ke gelombang mematikan yang sama dan melumpuhkan. Anda harus kembali lockdown," tutur mantan Wali Kota Davao itu.
Lebh lanjut Duterte menoreh kembali masa jabatannya selama 5 tahun ke belakang yang menurutnya menantang sekaligus merendahkan.
Dia mengaku gagal memenuhi janji untuk membersihkan Filipina dari ancaman kejahatan narkoba dan mengakhiri korupsi.
"Ketika saya menjadi presiden 5 tahun lalu, yang dominan dalam pikiran saya adalah mimpi dan visi kehidupan lebih baik bagi semua warga Filipina. Hari ini ketika mendekati akhir masa jabatan, saya punya lebih sedikit visi tapi lebih banyak kenangan," ujarnya.
Di sisi lain Duterte mengungkapkan rasa bangga atas kebijakan luar negerinya, termasuk soal konflik Laut China Selatan.