Pidato Kenegaraan Terakhir, Duterte: Saya Tak Pernah Bayangkan Memimpin di Masa Pandemi

Anton Suhartono
Rodrigo Duterte (tengah) saat menyampaikan State of the Nation Address (SONA) ke-6 (Foto: Reuters)

Dia lalu membela kebijakan pemerintahannya terkait pandemi virus corona. Menurut dia, nyawa paling prioritas untuk diselamatkan. Ini diwujudkan dengan menerapkan lockdown sangat ketat di kota-kota besar.

Filipina saat ini mencatat hampir 1,6 juta kasus infeksi Covid-19 serta lebih dari 27.000 kematian.

Pejabat kesehatan berjuang untuk menahan laju penyebaran varian Delta yang sangat menular. Para ahli memperingatkan Delta bisa memicu lonjakan kasus di Metro Manila. Di saat bersamaan pemerintah terus mendorong vaksinasi. Pemerintah sudah mengamankan pasokan vaksin untuk lebih dari setengah populasi yakni 109 juta jiwa sampai akhir tahun.

"Kita tidak bisa terus hidup dalam bayang-bayang musuh yang kuat ini. Apalagi sekarang ilmu pengetahuan dan kedokteran telah membuktikan bahwa mungkin kita akan hidup berdampingan dengan virus ini, jika bisa mengalahkan sepenuhnya," ujarnya, seperti dilaporkan kembali Reuters.

Duterte menegaskan, lockdown merupakan upaya terakhir karena dampaknya sangat berat bagi perekonomian. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejar Indonesia, Vietnam dan Filipina Naik Kelas Jadi Negara Menengah Atas

57 tahun lalu

Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat ke Bareskrim, Diduga Siksa-Cekoki Perempuan dengan Sabu

57 tahun lalu

Menakjubkan! Detik-Detik Danau Kawah Gunung Filipina Meletus Dahsyat, Picu Tsunami

57 tahun lalu

Kapolri Beberkan Prestasi di 2026: Bongkar 24.837 Kasus Narkoba, 32.792 Jadi Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal