Pidato Kenegaraan Terakhir, Duterte: Saya Tak Pernah Bayangkan Memimpin di Masa Pandemi
Dia lalu membela kebijakan pemerintahannya terkait pandemi virus corona. Menurut dia, nyawa paling prioritas untuk diselamatkan. Ini diwujudkan dengan menerapkan lockdown sangat ketat di kota-kota besar.
Filipina saat ini mencatat hampir 1,6 juta kasus infeksi Covid-19 serta lebih dari 27.000 kematian.
Pejabat kesehatan berjuang untuk menahan laju penyebaran varian Delta yang sangat menular. Para ahli memperingatkan Delta bisa memicu lonjakan kasus di Metro Manila. Di saat bersamaan pemerintah terus mendorong vaksinasi. Pemerintah sudah mengamankan pasokan vaksin untuk lebih dari setengah populasi yakni 109 juta jiwa sampai akhir tahun.
"Kita tidak bisa terus hidup dalam bayang-bayang musuh yang kuat ini. Apalagi sekarang ilmu pengetahuan dan kedokteran telah membuktikan bahwa mungkin kita akan hidup berdampingan dengan virus ini, jika bisa mengalahkan sepenuhnya," ujarnya, seperti dilaporkan kembali Reuters.
Duterte menegaskan, lockdown merupakan upaya terakhir karena dampaknya sangat berat bagi perekonomian.