Pidato di AS, Menteri Ekonomi Jepang Singgung Tatanan Dunia Baru

Anton Suhartono
Yasutoshi Nishimura (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Menteri Perekonomian Perdagangan dan Industri Jepang Yasutoshi Nishimura menyampaikan pidato di Amerika Serikat (AS), menegaskan new world order atau tatanan dunia baru harus didukung. Menurut dia, pasca-Perang Dingin terjadi ketergantungan ekonomi pada pihak tertentu yang justru menyuburkan rezim otoriter.

Dia mengatakan negara-negara demokrasi yang berpandangan yang sama harus mendukung tatanan dunia baru untuk melawan otoritarianisme.

“Negara-negara otoriter mengumpulkan kekuatan yang luar biasa, baik secara ekonomi maupun militer. Kita harus membangun kembali tatanan dunia berdasarkan nilai-nilai dasar kebebasan, demokrasi, hak asasi manusia, dan supremasi hukum,” kata Nishimura, dalam pidato di Pusat Kajian Strategis dan Internasional (CSIS), di Washington DC, seperti dikutip dari Reuters.

Pernyataan ini disampaikan di tengah berkembangnya kekhawatiran setelah invasi Rusia ke Ukraina. China dan Rusia akan memanfaatkan kondisi ini dengan mengendalikan sumber energi serta memengaruhi rantai pasok manufaktur yang bisa memengaruhi AS, Jepang, Eropa, dan negara lainnya.

Para pemimpin G7 kemungkinan besar akan membahas bagaimana cara merespons pemaksaan ekonomi dalam pertemuan pada Mei mendatang di Hiroshima, Jepang.

Dia melanjutkan, negara-negara demokrasi harus melindungi kekuatan industri masing-masing serta dan menjaganya dari potensi kehilangan teknologi akibat dialihkan untuk penggunaan militer. Sebagai negara industri, Jepang merasakan dampak konflik di dunia terhadap bisnisnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
11 jam lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
13 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
14 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal