Pidato di AS, Menteri Ekonomi Jepang Singgung Tatanan Dunia Baru

Anton Suhartono
Yasutoshi Nishimura (Foto: Reuters)

Dia melanjutkan, negara-negara demokrasi harus melindungi kekuatan industri masing-masing serta dan menjaganya dari potensi kehilangan teknologi akibat dialihkan untuk penggunaan militer. Sebagai negara industri, Jepang merasakan dampak konflik di dunia terhadap bisnisnya.

Nishimura juga mendesak agar kerja sama negaranya dengan AS diperluas, tak sekadar semikonduktor, melainkan bioteknologi, kecerdasan buatan, dan ilmu kuantum.

Pernyataan Nishimura itu disampaikan menjelang kunjungan Perdana Menteri Fumio Kishida ke AS pekan depan. Kishida dan Presiden Joe Biden akan diperkirakan membahas beberapa isu seperti perang Ukraina, Korea Utara, dan ketegangan China dengan Taiwan.

Sebelumnya Kishida mengatakan akan membahas kebijakan keamanan yang baru guna melawan kekuatan China yang semakin tumbuh di Asia. Jepang menyiapkan anggaran pertahanan terbesar dalam sejarah negara itu sejak Perang Dunia II untuk tahun fiskal yang dimulai pada April 2023.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Yusril Soroti Hubungan Baik Prabowo dan Trump, Indonesia-AS Kian Mesra

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal