Pesawat Militer Filipina yang Jatuh Tewaskan 29 Tentara Ternyata Baru Dikirim dari Amerika

Anton Suhartono
Pesawat militer Filipina yang jatuh di Sulu ternyata baru dikirim dari AS (Foto: Reuters)

Kecelakaan militer ini terjadi tak berselang lama setelah jatuhnya helikopter tempur Black Hawk yakni pada Juni lalu di Provinsi Pampanga, menewaskan enam tentara. Setelah kecelakaan, Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana memerintahkan agar seluruh helikopter Black Hawk dikandangkan.

Menurut AU Filipina, helikopter S-70i Black Hawk nahas itu merupakan satu dari 16 unit yang dipesan dari Polandia pada 2019. 

Enam unit Black Hawk, termasuk satu yang jatuh, baru dikirim pada November 2020. Lima unit lainnya dikirim pada awal Juni 2021 dan kini masih dalam pemeriksaan teknis. Gelombang pengiriman terakhir akan tiba pada akhir tahun ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 menit lalu

Turki Sebut Serangan AS terhadap Iran Tak Akan Bisa Gulingkan Rezim Berkuasa 

Internasional
31 menit lalu

Iran Ingin Segera Capai Kesepakatan Nuklir dengan AS: Makin Cepat Lebih Baik!

Internasional
4 jam lalu

Menlu Iran Blak-blakan Tak Percaya dengan AS: Ada Kemungkinan Mereka Menipu!

Internasional
21 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal