Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

Anton Suhartono
Serangan Israel yang terus berlanjut ke Lebanon berpotensi mengganggu implementasi perjanjian damai antara AS-Iran (Foto: AP)

“Sekarang kita melihat masa depan di mana semua orang bisa bekerja sama untuk mempromosikan perdamaian dan kemakmuran bagi semua orang," katanya.

Vance juga menegaskan AS siap mengubah hubungannya secara fundamental dengan Iran apabila Teheran bersedia meninggalkan ambisi untuk memiliki senjata nuklir dalam jangka panjang.

“Itu tentu saja tujuan kami," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa Presiden Donald Trump berkomitmen untuk mewujudkan gencatan senjata penuh di Timur Tengah. Menurut Vance, AS, Qatar, Pakistan, Israel, dan pihak-pihak terkait lainnya saat ini terus bekerja sama untuk mencapai perdamaian regional yang lebih luas.

Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif berharap perundingan di Swiss menghasilkan terobosan penting.

“Saya kira di sini kita akan melakukan diskusi yang luar biasa, yang mudah-mudahan akan membuahkan hasil yang sangat produktif di masa mendatang,” katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal