Perayaan Hari Besar Yahudi Yom Kippur Kembali Makan Korban Jiwa, Lebih dari 2.000 Orang Dirawat

Arif Budiwinarto
Dua pria Yahudi tengah berjalan di tengah jalanan yang kosong sepulang dari ibadah doa dalam peringatan Yom Kippur di Israel. (foto: Times of Israel)

TEL AVIV, iNews.id - Paramedis dari layanan darurat Magen David Adom disibukkan selama perayaan Yom Kippur di kota-kota Israel. Mereka merawat lebih dari 2.000 yang mengalami luka yang disebabkan sejumlah insiden.

Yom Kippur yang dimulai hari Minggu (27/9/2020) saat matahari terbenam dan berakhir pada Senin (28/9/2020) malam merupakan salah satu hari tersibuk dalam setahun bagi paramedis. Umumnya, pusat layanan darurat akan menambah tenaga medis, paramedis, ambulans dan sukarelawan di seluruh Israel.

Meskipun tingkat infeksi Covid-19 di Israel terus meningkat sejak bulan lalu, faktanya tak mengurangi antusiasme warga Yahudi Israel merayakan Yom Kippur.

Hari Yom Kippur ditandai dengan puasa dan doa intens oleh orang-orang Yahudi yang religius, sementara orang-orang Israel sekuler memanfaatkan jalanan yang sepi untuk berbagai aktivitas selama libur.

Sayangnya, situasi tersebut justru memicu jatuhnya korban jiwa karena kelalaian atau kecerobohan warga memanfaatkan jalanan yang sepi.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Kongres AS Minta Akses Senjata Nuklir Israel, Berapa Jumlah Hulu Ledaknya?

Health
13 jam lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Nasional
15 jam lalu

WHO: Hantavirus Lebih Mematikan daripada Covid-19

Internasional
16 jam lalu

Israel Sembunyikan Info Ribuan Tentara Dipecat gegara Gangguan Jiwa, Takut Pengaruhi Moral Publik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal