TEHERAN, iNews.id - Fasilitas nuklir Natanz menjadi sasaran serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel. Informasi tersebut disampaikan oleh organisasi energi atom Iran melalui pernyataan resmi yang dikutip kantor berita Tasnim, Sabtu (21/3/2026).
Dalam pernyataan itu disebutkan, kompleks pengayaan uranium Natanz, termasuk fasilitas Shahid Ahmadi Roshan di Iran bagian tengah, menjadi target serangan pada pagi hari. Meski demikian, otoritas Iran memastikan tidak terjadi kebocoran bahan radioaktif.
Pihak Iran juga menegaskan tidak ada ancaman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi. Laporan resmi menyebutkan tidak ditemukan peningkatan radiasi di area luar fasilitas nuklir tersebut.
Fasilitas Natanz sendiri merupakan salah satu situs utama program nuklir Iran yang berlokasi sekitar 220 kilometer dari ibu kota Teheran. Lokasi ini sebelumnya juga pernah menjadi target serangan Israel dalam konflik pada Juni 2025.
Al Jazeera melaporkan bahwa otoritas Iran belum merinci jenis serangan maupun senjata yang digunakan dalam insiden terbaru tersebut.