Perang Kelompok Kriminal Bersenjata Rebutan Wilayah Tewaskan 8 Orang

Arif Budiwinarto
Lokasi kamp pengungsian Rohingya di Bangladesh selatan kerap jadi rebutan kelompok kriminal bersenjata. Mereka menggunakan kekerasan untuk menguasai wilayah. (foto: AFP)

Para pengungsi Rohingya menuduh ARSA melakukan penculikan dan serangan.

Dalam sebuah postingan di Twitter, kelompok tersebut membantah bertanggung jawab atas kekerasan terbaru dan menyalahkan penjahat yang berusaha melontarkan fitnah.

Aksi kekerasan terbaru oleh kelompok bersenjata memaksa sekitar 2.000 keluarga Rohingya mengungsi, meskipun beberapa telah kembali pada Kamis.

"Kami hidup dalam ketakutan, terutama di malam hari," kata seorang pengungsi.

"Tadi malam, satu kelompok melakukan aksi pembakaran. Kemana kita akan pergi sekarang?," lanjutnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
8 hari lalu

Trump: Perundingan Damai AS-Iran Berlanjut lewat Telepon, Bukan di Pakistan

Internasional
15 hari lalu

Menlu Iran Tiba di Pakistan, Utusan Trump Menyusul, Pembicaraan Damai Berlanjut?

Internasional
18 hari lalu

Krisis BBM! Warga Bangladesh Antre SPBU dari Malam sampai Pagi, Beberapa Orang Tewas

Nasional
20 hari lalu

Imigrasi Bongkar Jaringan Penyelundupan Manusia ke Australia, Tangkap 3 WN Pakistan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal