JAKARTA, iNews.id- merupakan salah satu penjara yang memiliki sejarah yang kelam dan penting dalam perjalanan negara tersebut. Penjara ini terletak di kota Gitarama, sekitar 45 kilometer sebelah barat Kigali, ibu kota Rwanda.
Penjara Gitarama dibangun pada tahun 1930 oleh pemerintah Belgia saat masih menjajah Rwanda. Penjara ini awalnya didirikan sebagai penjara untuk narapidana biasa, namun pada tahun 1994, peristiwa genosida Rwanda terjadi, dan penjara ini berubah menjadi salah satu tempat penahanan para pelaku genosida.
Selama periode genosida, penjara ini menjadi tempat yang mengerikan di mana ribuan orang tewas karena penyiksaan, kelaparan, dan penyakit.
Kondisi di Penjara Gitarama selama periode genosida Rwanda sangat mengerikan. Kelebihan kapasitas, kurangnya makanan, sanitasi yang buruk, serta perlakuan brutal terhadap tahanan, semuanya menjadi faktor yang menyebabkan tingkat kematian yang tinggi di dalam penjara ini.
Selain itu, banyak tahanan yang mengalami penyiksaan dan perlakuan yang tidak manusiawi. Kondisi ini menunjukkan bagaimana pelanggaran hak asasi manusia yang serius dapat terjadi di dalam sistem penjara.