Pengakuan Dokter Lebanon Rawat Korban Bom Pager: Banyak Bola Mata yang Harus Diangkat

Ahmad Islamy Jamil
Warga Lebanon menyumbangkan darah mereka untuk kebutuhan perawatan pasien korban ledakan massal pager di seluruh penjuru negeri itu, Selasa (17/9/2024). (Foto: AP)

"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan sebanyak (pasien) yang kami bisa," tuturnya.

Pager-pager di Lebanon dikirimi pesan dan bunyi bip yang diduga berasal dari perangkat mata-mata Israel. Beberapa detik kemudian, alat telekomunikasi tersebut meledak di seluruh negeri. Beberapa laporan menunjukkan pager di Suriah dan Irak juga diledakkan.

Duta Besar Iran juga terluka dalam serangan itu. Akan tetapi, masih belum jelas apakah pager yang meledak itu miliknya atau salah satu ajudannya.

Warrak mengatakan, pemandangan yang disaksikannya di rumah sakit minggu ini seakan mengingatkannya kembali pada hari-hari buruk perang saudara di Lebanon, beberapa dekade silam. Lebanon mengalami perang saudara selama 15 tahun pada 1975-1990. 

"Kami mengalami beberapa kasus buruk (selama perang saudara), tetapi tidak ada yang sebanding dengan (ledakan massal pager dan walkie talkie) dua hari ini," katanya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: Israel dan Hizbullah Sepakati Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Tegas! Hamas Tak Akan Serahkan Senjata ke Israel dan AS

57 tahun lalu

Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal