Penembakan Massal Tewaskan 22 Orang, Ratusan Polisi Dikerahkan Buru Pelaku

Ahmad Islamy Jamil
Polisi menutup Lincoln Street menuju Schemengees Bar & Grille Restaurant setelah penembakan massal yang mematikan di Lewiston, Maine, AS, 26 Oktober 2023. (Foto: Reuters)

Beberapa media melaporkan bahwa Card diketahui memiliki pengalaman sebagai instruktur senjata api terlatih dan anggota cadangan Angkatan Darat AS. Baru-baru ini, dia dilaporkan memiliki masalah kesehatan mental, termasuk mendengar “suara-suara gaib”. Dikatakan juga bahwa dia mengancam akan menembak pangkalan Garda Nasional AS.

“Card juga dilaporkan telah dimasukkan ke fasilitas kesehatan mental selama dua minggu selama musim panas 2023 dan kemudian dibebaskan,” menurut pemberitahuan dari Pusat Informasi & Analisis Maine.

Sebelumnya dilaporkan, setidaknya 22 orang tewas dalam aksi penembakan massal di Kota di Lewiston, Negara Bagian Maine, AS. Penembakan itu terjadi pada Rabu (25/10/20230) malam waktu setempat atau Kamis (26/10/2023) pagi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi

57 tahun lalu

Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran

57 tahun lalu

Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal