Pendeta Tunarungu asal Korsel Diadili di Malaysia karena Dituduh Lecehkan 2 Jemaat Pria

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi proses hukum di pengadilan. (Foto: Ist.)

KUALA LUMPUR, iNews.id – Seorang pendeta tunarungu asal Korea Selatan diseret ke pengadilan di Malaysia pada Jumat (18/12/2020). Dia didakwa melakukan pelecehan seksual terhadap dua pria dalam insiden terpisah sejak 2013, menurut pengacaranya.

Selama persidangan, pendeta bernama Jee Jong Hoon (54) itu menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi. Dia didakwa di pengadilan di Negara Bagian Penang atas tuduhan menggunakan kekerasan untuk merusak kehormatan para korbannya. Polisi menjelaskan, para korban Jee itu juga memiliki gangguan bicara dan pendengaran. 

Jee adalah tokoh agama asing terbaru yang dituduh melakukan pelecehan terhadap jemaat gereja Kristen di Malaysia. Sebelumnya, seorang warga Inggris bernama Richard Huckle meninggal di penjara tahun lalu saat menjalani hukuman. Huckle dipenjara karena mencabuli anak-anak di komunitas yang rentan saat dia menjadi sukarelawan di sebuah gereja di Kota Kuala Lumpur.

Sementara kini, Jee dituduh memeluk, mencium, dan meraba-raba pria berusia 20-an tahun, dalam dua insiden terpisah pada 2013 dan 2017. “Dia (Jee) tidak mengajukan pembelaan karena tidak bisa memahami bahasa isyarat Malaysia,” kata pengacara Jee, Shanmugam Ganesan, kepada Reuters, Jumat (18/12/2020).

Menurut Shanmugam, kliennya sebenarnya bermaksud menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah. Namun, pengadilan pada hari ini menetapkan agar dakwaan dibacakan kembali kepada Jee setelah pengacaranya meminta pengadilan untuk menghadirkan juru bahasa isyarat internasional.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 hari lalu

Tegas! PM Anwar Ibrahim Akan Usir Semua Warga Israel yang Masuk Malaysia

8 hari lalu

Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon

9 hari lalu

Usia Tembus Seabad, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Ulang Tahun Ke-101

11 hari lalu

Konser Isyana Sarasvati di Malaysia Batal gegara Tidak Laku? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal