Pemimpin Hong Kong: Saya Akan Mundur jika Punya Pilihan

Nathania Riris Michico
Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam. (FOTO: Sam Tsang/ South China Morning Post)

HONG KONG, iNews.id - Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, mengatakan dirinya menyebabkan malapetaka yang tak termaafkan dengan memicu krisis politik di kota itu. Lam menyatakan siap mundur jika dia punya pilihan.

Hal itu terungkap dalam rekaman audio dari pernyataan yang dibuatnya pada pekan lalu kepada sekelompok pengusaha, yang diperoleh Reuters.

Pada pertemuan tertutup itu, Lam mengatakan dia saat ini memiliki ruang terbatas untuk menyelesaikan krisis. Pasalnya, kerusuhan Hong Kong kini menjadi masalah keamanan dan kedaulatan China di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat (AS).

"Jika saya punya pilihan, hal pertama adalah mundur, setelah membuat permintaan maaf yang mendalam," ujarnya, dalam bahasa Inggris, seperti dilaporkan Reuters, Selasa (3/9/2019).

Lam menyebut China belum memberlakukan batas waktu untuk mengakhiri krisis menjelang perayaan Hari Nasional yang dijadwalkan pada 1 Oktober mendatang. Menurutnya, China sama sekali tidak memiliki rencana mengerahkan pasukan di jalan-jalan Hong Kong.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

57 tahun lalu

V+Short Bawa Terobosan Baru Mobile Storytelling pada Peluncuran Eksklusif di Hong Kong

57 tahun lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

57 tahun lalu

Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal