Pemerintah Myanmar Ancam Media Asing yang Gunakan Istilah Junta dan Kudeta

Anton Suhartono
Pemerintahan Ming Aung Hlaing ancam media asing yang menggunakan istilah kudeta dan junta (Foto: Reuters)

Militer beryakinan perebutan kekuasaan dari pemerintahan Aung San Suu Kyi sesuai konstitusi. Mereka menuduh adanya kecurangan dalam pemilihan umum pada November 2020 yang dilakukan partai Suu Kyi, Liga Nasional untk Demokrasi (NLD). 

Namun tuduhan itu dibantah oleh komisi pemilihan dan organisasi pemantau internasional saat itu.

Negara-negara Barat mengecam perebutan keuasaan oleh militer dan menyebutnya sebagai kudeta yang ditindaklanjuti dengan menjatuhkan sanksi kepada para pejabat.

Pemerintahan militer juga menahan banyak jurnalis, termasuk dari media asing serta mencabut izin mereka.

Di sisi lain, penguasa Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing menggambarkan media sebagai hal penting dalam kebebasan berekspresi dan demokrasi, namun menyerukan media lokal untuk mencegah infiltrasi ide-ide asing.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

57 tahun lalu

Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

57 tahun lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal