Pemerintah AS Tepis Rencana Relokasi 1 Juta Warga Gaza ke Libya

Anton Suhartono
Kedutaan Besar AS di Tripoli menepis laporan surat kabar NBC News soal rencana relokasi 1 juta warga Gaza ke Libya (Foto: AP)

Dewan Keamanan Nasional dan Departemen Luar Negeri AS sebelumnya juga menepis rencana itu.

"Situasi di lapangan tidak memungkinkan untuk menerapkan rencana semacam itu. Rencana semacam itu tidak dibahas dan tidak masuk akal," kata seorang juru bicara.

Para sumber tersebut tak bisa menentukan kapan atau bagaimana merelokasi 1 juta warga Gaza ke Libya dilaksanakan. Upaya semacam itu kemungkinan besar akan sangat mahal dan tidak jelas bagaimana pemerintahan Trump akan membiayainya. 

Trump di masa awal pemerintahan mengatakan ingin mengambil alih Jalur Gaza serta memindahkan penduduknya ke Mesir dan Yordania. Rencana itu langsung ditolak oleh kedua negara serta pemimpin Arab lainnya.

Warga Gaza juga menolak dengan tegas rencana memindahkan mereka ke luar Gaza. Pemindahan tersebut tak ada bedanya dengan peristiwa Nakba tahun 1948, saat ratusan ribu warga Palestina kehilangan rumah mereka akibat pembentukan negara Israel.

Dalam lawatan ke Timur Tengah pekan lalu, Trump kembali mengulangi pernyataannya dengan mengatakan Gaza seharusnya menjadi zona kebebasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

57 tahun lalu

PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup

57 tahun lalu

Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal