Pembunuhan Khashoggi, Trump: Isi Rekaman Bengis, Keji dan Mengerikan

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump. (Foto: Christian Hartmann/Reuters)

Dalam berbagai kesempatan, Saudi menepis tudingan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman terkait dengan pembunuhan jurnalis yang kritis terhadap pemerintah Kerajaan Saudi itu.

Berkali-kali inkonsisten dalam memberikan penjelasan, Saudi akhirnya mengakui Khashoggi dibunuh di Konsulat Saudi oleh orang-orang dalam 'operasi liar'.

Pekan lalu, Kejaksaan Agung menyatakan seorang perwira intelijen senior memerintahkan pembunuhan Jamal Khashoggi, bukan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Pihak penuntut umum mendakwa belasan orang terkait pembunuhan Khashoggi. Namun kecurigaan adanya keterlibatan dari tingkat tertinggi Pemerintah Saudi terus mencuat dan negara itu terus pula mendapatkan tekanan untuk segera mengungkap dalang di balik kasus itu.

Turki menyebut perintah pembunuhan datang dari tingkat tertinggi pemerintahan Arab Saudi.

Khashoggi datang ke Konsulat Saudi di Istanbul untuk mengurus keterangan cerai dari istrinya sebagai salah satu persyaratan menikah dengan tunangannya warga negara Turki, Hatice Cengiz.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal