Pembunuhan Khashoggi, Trump: Isi Rekaman Bengis, Keji dan Mengerikan

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump. (Foto: Christian Hartmann/Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku telah melakukan briefing penuh sehubungan dengan rekaman audio yang diduga menggambarkan pembunuhan jurnalis kondang Saudi, Jamal Khashoggi.

Jurnalis The Washington Post itu dibunuh di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober lalu.

Namun, Trump mengaku tidak ingin mendengarkan rekaman audio itu lantaran isinnya mengerikan.

"Kami mempunyai rekamannnya, saya tidak mendengarkan rekaman suara itu. Tidak ada alasan bagi saya untuk mendengarkan rekaman itu," kata Trump, dalam wawancara dengan stasiun televisi Fox News, Minggu (18/11/2018).

"Karena rekaman itu berisi penderitaan, mengerikan. Saya mendapat briefing penuh tentang rekaman itu, sehingga saya tidak perlu mendengarkannya," tuturnya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews

57 tahun lalu

Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit

57 tahun lalu

Tegas! Trump Sebut AS Berusaha Bikin Netanyahu Waras

57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal