Pejabat Saudi Sebut Pemimpin ISIS Al Baghdadi Rusak Citra Islam, Puji Serangan AS

Anton Suhartono
Abu Bakar Al Baghdadi (Foto: AFP)

Trump juga mengatakan banyak militan ISIS yang ikut terbunuh dalam serangan itu, termasuk tiga anak dan tiga pembantu dekat.

ISIS telah merebut sebagian Irak dan Suriah sejak 2014 untuk mendirikan negara sendiri. Namun upaya ISIS diakhiri pada Maret 2019, setelah pasukan koalisi yang dipimpin AS merebut kembali semua daerah yang diduduki tersebut. Sejak itu militan ISIS berpencar di daerah perbatasan antara Irak dan Suriah atau kembali ke negara asal.

Penyerangan ini tak lepas dari peran intelijen Irak yang telah mengetahui posisi Al Baghdadi di Idlib sejak 5 bulan lalu. Informasi itu lalu dilanjutkan ke Badan Intelijen Pusat AS (CIA).

Menurut sumber pejabat keamanan Irak, seorang bekas pembantu dekat Al Baghdadi, Ismaeel Ethawi, yang membantu melacak keberadaan Al Baghdadi.

Dari Ethawi, intelijen mengetahui kebiasaan Al Baghdadi dan para komandannya. Mereka terkadang melakukan pembicaraan strategi di minibus yang mengangkut sayur mayur untuk menghindari deteksi petugas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jemaah Haji 2026 Kini Bisa Unduh Sertifikat Resmi Lewat Nusuk, Cukup Scan Barcode

57 tahun lalu

Usai Haji, Ribuan Jemaah Bergeser ke Madinah Padati Masjid Nabawi

57 tahun lalu

Arab Saudi Umumkan Keberhasilan Pelaksanaan Haji 2026, Total 1,7 Juta Jemaah

57 tahun lalu

Raja Salman Sampaikan Selamat Idul Adha kepada Muslim Dunia, Doakan Jemaah Jadi Haji Mabrur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal