PBB: Junta Militer Myanmar Tangkap Hampir 600 Perempuan Sejak Kudeta

Antara
Aparat Myanmar dilaporkan telah menangkapi ratusan perempuan sejak kudeta 1 Februari. (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id – Badan PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women) mencatat hampir 600 perempuan ditangkap aparat di bawah kendali junta militer sejak kudeta di Myanmar 1 Februari lalu. Badan itu pun mengutuk penggunaan kekerasan dan kekuatan mematikan oleh pasukan Myanmar terhadap pengunjuk rasa damai prodemokrasi.

“Tanggapan represif ini telah merenggut nyawa enam perempuan dan mengakibatkan penangkapan hampir 600 perempuan, termasuk perempuan muda,” ungkap Direktur Eksekutif UN Women, Phumzile Mlambo-Ngcuka dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (12/3/2021).

“Selain itu, mereka yang ditahan juga dikabarkan mengalami pelecehan dan kekerasan seksual,” kata dia, menambahkan.

Perempuan telah lama memainkan peran penting dalam sejarah Myanmar. Oleh karena itu, UN Women memandang perempuan tidak boleh diserang dan dihukum saat menyampaikan ekspresi damai atas pandangan mereka.

Di samping itu, Myanmar adalah salah satu penanda tangan Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan (CEDAW). Perjanjian itu antara lain menyatakan bahwa pembangunan penuh dan lengkap suatu negara, kesejahteraan dunia, dan tujuan perdamaian membutuhkan partisipasi maksimum dari perempuan yang setara dengan laki-laki di segala bidang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

RI Serukan Kolaborasi Dunia Jaga Konservasi Mangrove di Forum PBB, Mitigasi Perubahan Iklim

57 tahun lalu

Indonesia Ajak Dunia Tetap Fokus Lindungi Hutan di Tengah Ketegangan Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal