Paus Leo kembali menekankan misinya bukanlah politik.
"Saya tidak melihat peran saya sebagai politisi. Terlalu banyak orang yang menderita di dunia ini," kata Paus Leo.
Trump sebelumnya melontarkan kritik melalui pernyataan kepada wartawan dan media sosial. Dia bahkan menyebut Paus Leo tidak menjalankan tugas dengan baik dan melontarkan sindiran bahwa sang paus menyukai kejahatan.
"Saya tidak suka Paus yang mengatakan seolah tidak masalah memiliki senjata nuklir atau kejahatan di kota-kota kita," kata Trump.
Dia juga menyebut Paus Leo sebagai sosok yang lemah dalam kejahatan dan buruk dalam kebijakan luar negeri. Menanggapi itu, Paus Leo menegaskan, gereja tidak melihat isu kebijakan luar negeri dari perspektif politik, melainkan sebagai upaya membangun perdamaian.
Setibanya di Aljir, Paus Leo kembali menegaskan pentingnya rekonsiliasi di tengah konflik global. Dia memperingatkan, dunia tidak boleh terus menumpuk kebencian di tengah meningkatnya konflik bersenjata.